Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

sistem persamaan kuadrat kuadrat dan beberapa contoh soal

Gambar
  Contoh Soal 1: Tentukan himpunan penyelesaian SPKK berikut dan gambarkan sketsa grafik tafsiran geometrinya. y = x 2 y = 2x 2   –  3x Jawab: Subtitusikan bagian kuadrat yang pertama y = x 2  ke bagian kuadrat yang kedua y = 2x 2   –  3x sehingga diperoleh: ⇒  x 2  = 2x 2 ⇒  2x 2   –  x 2   –  3x = 0 ⇒  x 2   –  3x = 0 ⇒  x(x  –  3) = 0 ⇒  x = 0 atau x = 3 Selanjutnya, subtitusikan nilai x = 0 dan x = 3 ke bagian kuadrat yang pertama y = x 2 . ■   Untuk x = 0 diperoleh: ⇒  y = x 2 ⇒  y = (0) 2 ⇒  y = 0 ■   Untuk x = 3 diperoleh: ⇒  y = x 2 ⇒  y = (3) 2 ⇒  y = 9 Dengan demikian, himpunan penyelesaian SPKK itu adalah {(0, 0), (3, 9)}. Anggota-anggota dari himpunan penyelesaian SPKK tersebut secara geometris dapat ditafsirkan sebagai koordinat titik potong antara parabola y = x 2  dengan parabola y = 2x 2   –  3x. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini. Contoh Soal 2: Tentukan himpunan penyelesaian SPKK berikut dan gambarkan sketsa grafik tafsiran geometrinya. y = x 2   –  

sistem pertidaksamaan kuadrat linear

Gambar
  (1) Tititk potong dengan sumbu-X syarat y = 0 x 2  – 8x + 12 = 0 (x – 6)(x – 2) = 0 x = 6 dan x = 2 Titik potongnya (2, 0) dan (6, 0) (2) Tititk potong dengan sumbu-Y syarat x = 0 y = x 2  – 8x + 12 y = (0) 2  – 8(0) + 12 y = 12 Titik potongnya (0, 12) (3) Menentukan titik minimum fungsi y = x 2  – 8x + 12 (4) Gambar daerah penyelesaiannya (Daerah yang diarsir adalah daerah penyelesaian) Terkadang suatu fungsi kuadrat dapat ditentukan jika diketahui beberapa unsurnya, yaitu a. Jika fungsi kuadrat diketahui titik potong dengan sumbu x yaitu (x 1  , 0) dan (x 2  , 0) maka persamaannya adalah f(x) = a(x – x 1 )(x – x 2 ) b. Jika suatu fungsi kuadrat diketahui titik baliknya P(p , q), maka persamaannya adalah f(x) = a(x – p) 2  + q Aturan ini dipakai untuk menyusun pertidaksamaan kuadrat jika diketahui gambar daerah penyelesaiannya. Untuk lebih jelasnya, ikutilah contoh soal berikut ini: Pada sistem pertidaksamaan linier dan kuadrat, kedua pertidaksamaan tersebut (linier dan kuadrat) dip

persamaan kuadrat dan persamaan linear dua variabel

Gambar
1. Himpunan penyelesaian dari sistem persamaan di bawah ini adalah: A. {(5,2),(2,3)} B. {(2,-5),(2,-3)} C. {(-2,5),(2,-3)} D. {(-2,-3),(2,-5)} E. {(-3,5),(2,-2)} Jawab: Substitusikan persamaan dari y = x 2  -2x – 3 ke dalam persamaan y = -x 2  -2x + 5, sehingga: x 2  -2x – 3 = -x 2  -2x + 5 <=> 2x 2  -8 = 0 <=> x 2  – 4 = 0 <=> (x – 2)(x + 2) = 0 <=> x = 2 atau x = -2 Untuk x = 2 y = x 2  – 2x – 3 y = (2) 2  -2 (2) – 3 y = 4 – 4 – 3 y = -3 Untuk x = -2 y = x 2  – 2x – 3 y = (-2) 2  -2 (-2) – 3 y = 4 + 4 – 3 y = 5 Maka dari itu, himpunan penyelesaiannya dari soal di atas adalah {(-2,5),(2,-3)} Sehingga jawaban yang paling tepat adalah: C.    CONTOH SOAL 2. Himpunan penyelesaian dari sistem persamaan di bawah ini yaitu: A. {(2,-1),(3,0)} B. {(1,2),(3,0)} C. {(-1,0),(2,3)} D. {(2,3),(0,-1)} E. {(0,3),(-1,2)} Jawab: Substitusikan y = x – 3 ke y = x 2  – 4x + 3, sehingga akan kita dapatkan: x – 3 = x 2  – 4x + 3 <=> -x 2  + 5x – 6 = 0 <=> x 2  – 5x + 6 =